Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, pada 30–31 Juli 2025, di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Tadulako dan diikuti oleh ratusan mahasiswa baru. PKKMB tahun ini mengusung tema “Studying Law: Resilient in Integrity, Adaptive to Change”. Kegiatan ini menjadi ruang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan akademik, tata nilai, budaya hukum, organisasi kemahasiswaan, serta berbagai layanan yang tersedia di Fakultas Hukum.
Sebagai MC, Samsudaris memandu rangkaian acara sejak pembukaan hingga penutupan. Ia berupaya menjaga jalannya kegiatan tetap tertib, komunikatif, dan interaktif agar mahasiswa baru dapat mengikuti setiap agenda dengan nyaman dan antusias.
Kepercayaan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap kemampuan komunikasi dan public speaking yang selama ini terus diasah Samsudaris melalui berbagai kegiatan akademik maupun organisasi.
“Menjadi MC di PKKMB bukan sekadar memandu acara, tetapi juga menjadi wajah pertama yang menyambut mahasiswa baru. Saya berharap mereka dapat merasakan semangat kekeluargaan dan termotivasi untuk terus berkembang selama menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Tadulako,” ujar Samsudaris.
Kegiatan PKKMB dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Tadulako, Dr. H. Awaluddin, S.H., S.E., M.H. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya mahasiswa menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi etika, integritas, dan keilmuan.
“Mahasiswa Fakultas Hukum harus menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan global yang terus berubah. Di sinilah awal perjalanan akademik Anda dimulai,” ujar Dekan.
Bagi Samsudaris, kesempatan menjadi MC tidak hanya menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum. Pengalaman tersebut juga melatihnya membangun komunikasi yang efektif, mengelola jalannya acara, serta berkolaborasi dengan panitia dalam menyukseskan kegiatan.
Keterlibatan Samsudaris dalam PKKMB menunjukkan bahwa mahasiswa dapat mengambil peran aktif dalam mendukung kegiatan akademik dan kemahasiswaan. Sebagai penerima Beasiswa Etos ID, kontribusi tersebut juga mencerminkan semangat untuk terus mengembangkan kapasitas diri dan memberikan manfaat bagi lingkungan kampus.
Melalui peran tersebut, Samsudaris berharap dapat menghadirkan kesan awal yang positif bagi mahasiswa baru sekaligus mendorong mereka agar aktif mengembangkan potensi, baik dalam bidang akademik maupun organisasi.
