Program pertukaran pemuda yang berlangsung pada 9–12 Desember 2025 itu diikuti oleh lima penerima Beasiswa Etos ID yang berhasil lolos setelah melewati berbagai tahapan seleksi.
Tidak hanya terpilih sebagai delegasi, Wahyu juga berhasil meraih penghargaan The 1st Best Presentation selama mengikuti rangkaian kegiatan. Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Etos ID Palu sekaligus menunjukkan potensi generasi muda Sulawesi Tengah untuk tampil di forum internasional.
Etos ID Youth Exchange merupakan bagian dari komitmen Etos ID dalam meningkatkan learning outcome penerima beasiswa melalui pengembangan kompetensi berkelanjutan dan pembentukan ekosistem pembelajaran yang inovatif.
Melalui program tersebut, para Etoser—sebutan bagi penerima Beasiswa Etos ID—memperoleh pengalaman belajar dalam lingkungan internasional. Mereka berkesempatan memperluas wawasan, memahami perbedaan budaya, meningkatkan kemampuan komunikasi, membangun jejaring, serta mengembangkan keberanian berinteraksi di ruang global.
Dalam kolaborasi bersama International Youth Connection, para delegasi mengikuti berbagai agenda pengembangan diri, pertukaran gagasan, pembelajaran lintas budaya, serta kunjungan ke sejumlah institusi pendidikan di Malaysia dan Singapura.
Bagi Wahyu, kesempatan tersebut menjadi pengalaman baru sekaligus bagian penting dari proses pengembangan dirinya. Ia merasa bangga dapat terpilih dari puluhan penerima Beasiswa Etos ID lainnya untuk mengikuti program internasional tersebut.
Menurut Wahyu, keikutsertaannya dalam Etos ID Youth Exchange tidak terlepas dari dukungan Etos ID yang terus mendampingi dan mendorong para awardee untuk berkembang, berani mengambil peluang, dan memberikan kontribusi yang lebih luas.
Sebagai Awardee Etos ID Palu Angkatan 2022, Wahyu telah mengikuti berbagai proses pembinaan dan pengembangan kapasitas. Pembinaan itu tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, tetapi juga mencakup penguatan karakter, kepemimpinan, kemampuan komunikasi, kepedulian sosial, dan kesiapan mengambil peran di tengah masyarakat.
Pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pembinaan menjadi bekal ketika Wahyu menjalani rangkaian kegiatan di Malaysia dan Singapura. Ia dituntut mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, berinteraksi dengan peserta dari berbagai latar belakang, serta menyampaikan gagasan dengan baik.
Kemampuan tersebut dibuktikan melalui keberhasilannya meraih The 1st Best Presentation. Penghargaan itu menunjukkan kemampuannya menyusun dan menyampaikan presentasi secara terstruktur, komunikatif, dan meyakinkan.
Prestasi tersebut juga menjadi gambaran dari dedikasi, kerja keras, semangat belajar, serta kesungguhan Wahyu dalam memanfaatkan setiap kesempatan untuk meningkatkan kapasitas diri.
Keberhasilan itu tidak hanya menjadi pencapaian pribadi. Wahyu turut membawa nama Etos ID Palu dan menunjukkan bahwa anak muda dari Sulawesi Tengah memiliki kemampuan untuk bersaing dan berprestasi di tingkat internasional.
Wahyu berharap pencapaiannya dapat menjadi motivasi bagi Etoser lainnya untuk terus bertumbuh dan berani mengambil peluang. Ia juga berharap semakin banyak awardee yang mampu keluar dari zona nyaman dan menunjukkan kapasitasnya di tingkat nasional maupun internasional.
Bagi Etos ID Palu, terpilihnya Wahyu sebagai delegasi dan keberhasilannya meraih The 1st Best Presentation memperlihatkan pentingnya pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Beasiswa Etos ID tidak hanya diarahkan untuk membantu penerima manfaat dalam menyelesaikan pendidikan. Program tersebut juga menjadi ruang bagi awardee untuk mengenali potensi, membangun karakter, mengembangkan kompetensi, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Sebelum mengikuti program, para delegasi juga mendapatkan penguatan agar mampu memanfaatkan setiap agenda sebagai ruang pembelajaran. Mereka didorong membangun kesiapan mental, membuka diri terhadap pengalaman baru, serta tidak merasa inferior ketika berada dalam lingkungan internasional.
Para delegasi diharapkan membawa nilai-nilai integritas, profesionalisme, kontributif, dan transformatif selama mengikuti kegiatan. Pengalaman yang diperoleh juga diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi, tetapi dapat diteruskan menjadi kontribusi yang lebih luas.
Setelah kembali ke daerah masing-masing, para delegasi diharapkan membagikan pengalaman, gagasan, dan inspirasi kepada awardee lainnya. Pengetahuan yang diperoleh selama program juga diharapkan dapat dikembangkan menjadi kegiatan sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Pengalaman Wahyu di Malaysia dan Singapura menjadi bagian dari proses tersebut. Selain memperoleh wawasan baru, ia juga diharapkan dapat meneruskan semangat belajar dan keberanian mengambil peluang kepada sesama awardee maupun generasi muda di Kota Palu.
Capaian Wahyu menjadi kebanggaan bagi Etos ID Palu sekaligus inspirasi bagi generasi muda Sulawesi Tengah. Dari Kota Palu, ia membuktikan bahwa keberanian belajar, kemauan berkembang, dan kesungguhan menjalani proses dapat membawa anak muda tampil di tingkat internasional.
Prestasi tersebut turut menguatkan komitmen Etos ID sebagai program beasiswa yang tidak hanya memberikan dukungan pendidikan, tetapi juga membangun ekosistem pembelajaran bagi lahirnya generasi berdaya saing, berwawasan global, dan tetap memiliki kepedulian terhadap daerah asalnya.
PALU — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Awardee Etos ID Palu. Wahyu Hidayat, Awardee Etos ID Palu Angkatan 2022, terpilih menjadi salah satu delegasi dalam program Etos ID Youth Exchange yang berkolaborasi dengan International Youth Connection (IYC) di Malaysia dan Singapura.
Program pertukaran pemuda yang berlangsung pada 9–12 Desember 2025 itu diikuti oleh lima penerima Beasiswa Etos ID yang berhasil lolos setelah melewati berbagai tahapan seleksi.
Tidak hanya terpilih sebagai delegasi, Wahyu juga berhasil meraih penghargaan The 1st Best Presentation selama mengikuti rangkaian kegiatan. Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Etos ID Palu sekaligus menunjukkan potensi generasi muda Sulawesi Tengah untuk tampil di forum internasional.
Etos ID Youth Exchange merupakan bagian dari komitmen Etos ID dalam meningkatkan learning outcome penerima beasiswa melalui pengembangan kompetensi berkelanjutan dan pembentukan ekosistem pembelajaran yang inovatif.
Melalui program tersebut, para Etoser—sebutan bagi penerima Beasiswa Etos ID—memperoleh pengalaman belajar dalam lingkungan internasional. Mereka berkesempatan memperluas wawasan, memahami perbedaan budaya, meningkatkan kemampuan komunikasi, membangun jejaring, serta mengembangkan keberanian berinteraksi di ruang global.
Dalam kolaborasi bersama International Youth Connection, para delegasi mengikuti berbagai agenda pengembangan diri, pertukaran gagasan, pembelajaran lintas budaya, serta kunjungan ke sejumlah institusi pendidikan di Malaysia dan Singapura.
Bagi Wahyu, kesempatan tersebut menjadi pengalaman baru sekaligus bagian penting dari proses pengembangan dirinya. Ia merasa bangga dapat terpilih dari puluhan penerima Beasiswa Etos ID lainnya untuk mengikuti program internasional tersebut.
Menurut Wahyu, keikutsertaannya dalam Etos ID Youth Exchange tidak terlepas dari dukungan Etos ID yang terus mendampingi dan mendorong para awardee untuk berkembang, berani mengambil peluang, dan memberikan kontribusi yang lebih luas.
Sebagai Awardee Etos ID Palu Angkatan 2022, Wahyu telah mengikuti berbagai proses pembinaan dan pengembangan kapasitas. Pembinaan itu tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, tetapi juga mencakup penguatan karakter, kepemimpinan, kemampuan komunikasi, kepedulian sosial, dan kesiapan mengambil peran di tengah masyarakat.
Pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pembinaan menjadi bekal ketika Wahyu menjalani rangkaian kegiatan di Malaysia dan Singapura. Ia dituntut mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, berinteraksi dengan peserta dari berbagai latar belakang, serta menyampaikan gagasan dengan baik.
Kemampuan tersebut dibuktikan melalui keberhasilannya meraih The 1st Best Presentation. Penghargaan itu menunjukkan kemampuannya menyusun dan menyampaikan presentasi secara terstruktur, komunikatif, dan meyakinkan.
Prestasi tersebut juga menjadi gambaran dari dedikasi, kerja keras, semangat belajar, serta kesungguhan Wahyu dalam memanfaatkan setiap kesempatan untuk meningkatkan kapasitas diri.
Keberhasilan itu tidak hanya menjadi pencapaian pribadi. Wahyu turut membawa nama Etos ID Palu dan menunjukkan bahwa anak muda dari Sulawesi Tengah memiliki kemampuan untuk bersaing dan berprestasi di tingkat internasional.
Wahyu berharap pencapaiannya dapat menjadi motivasi bagi Etoser lainnya untuk terus bertumbuh dan berani mengambil peluang. Ia juga berharap semakin banyak awardee yang mampu keluar dari zona nyaman dan menunjukkan kapasitasnya di tingkat nasional maupun internasional.
Bagi Etos ID Palu, terpilihnya Wahyu sebagai delegasi dan keberhasilannya meraih The 1st Best Presentation memperlihatkan pentingnya pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Beasiswa Etos ID tidak hanya diarahkan untuk membantu penerima manfaat dalam menyelesaikan pendidikan. Program tersebut juga menjadi ruang bagi awardee untuk mengenali potensi, membangun karakter, mengembangkan kompetensi, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Sebelum mengikuti program, para delegasi juga mendapatkan penguatan agar mampu memanfaatkan setiap agenda sebagai ruang pembelajaran. Mereka didorong membangun kesiapan mental, membuka diri terhadap pengalaman baru, serta tidak merasa inferior ketika berada dalam lingkungan internasional.
Para delegasi diharapkan membawa nilai-nilai integritas, profesionalisme, kontributif, dan transformatif selama mengikuti kegiatan. Pengalaman yang diperoleh juga diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi, tetapi dapat diteruskan menjadi kontribusi yang lebih luas.
Setelah kembali ke daerah masing-masing, para delegasi diharapkan membagikan pengalaman, gagasan, dan inspirasi kepada awardee lainnya. Pengetahuan yang diperoleh selama program juga diharapkan dapat dikembangkan menjadi kegiatan sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Pengalaman Wahyu di Malaysia dan Singapura menjadi bagian dari proses tersebut. Selain memperoleh wawasan baru, ia juga diharapkan dapat meneruskan semangat belajar dan keberanian mengambil peluang kepada sesama awardee maupun generasi muda di Kota Palu.
Capaian Wahyu menjadi kebanggaan bagi Etos ID Palu sekaligus inspirasi bagi generasi muda Sulawesi Tengah. Dari Kota Palu, ia membuktikan bahwa keberanian belajar, kemauan berkembang, dan kesungguhan menjalani proses dapat membawa anak muda tampil di tingkat internasional.
Prestasi tersebut turut menguatkan komitmen Etos ID sebagai program beasiswa yang tidak hanya memberikan dukungan pendidikan, tetapi juga membangun ekosistem pembelajaran bagi lahirnya generasi berdaya saing, berwawasan global, dan tetap memiliki kepedulian terhadap daerah asalnya.
