SIGI, SULAWESI TENGAH — Etos ID Wilayah Palu menyelenggarakan Compass Building Camp (CBC) 2026 pada 19–20 September 2026 di Gurki Sunju Farm, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Kegiatan ini menjadi langkah awal pembinaan bagi Awardee Etos ID Angkatan 2026 dari Universitas Tadulako.
Mengusung tema “Finding Your Direction: Menapaki Langkah, Menorehkan Kisah”, CBC dirancang untuk membantu Awardee baru mengenali potensi diri, memahami nilai yang menjadi landasan perjalanan mereka, menentukan arah pengembangan, serta membangun keberanian untuk bertumbuh dan memberi manfaat.
Sebanyak tujuh Awardee Etos ID Angkatan 2026 dari Universitas Tadulako mengikuti kegiatan tersebut. Palu menjadi satu dari lima wilayah pelaksanaan CBC 2026 bersama Padang, Jambi, Ambon, dan Yogyakarta. Secara nasional, CBC menjadi bagian dari proses awal pembinaan Etos ID yang berorientasi pada pengembangan kapasitas, kepemimpinan, kemandirian, karakter, dan kepedulian sosial.
Selama dua hari satu malam, Awardee mengikuti rangkaian kegiatan berupa pengenalan perjalanan pembinaan Etos ID, pemetaan diri dan tujuan hidup, penguatan identitas sebagai penerima manfaat, sesi inspirasi, Kajian Akhlak, pembiasaan amalan yaumiyah, kegiatan kebersamaan, outbound, hingga penyusunan komitmen setelah kegiatan. Rangkaian tersebut diarahkan agar Awardee memahami bahwa beasiswa tidak berhenti pada dukungan pendidikan, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk terus bertumbuh dan menghadirkan kebermanfaatan.
Salah satu sesi utama, Life Map Masterclass, menghadirkan Putri Saviera Quaralia. Putri merupakan Founder dan CEO Demi Bumi Palu yang aktif dalam isu kepemudaan, lingkungan, dan keberlanjutan. Ia juga merupakan penerima YSEALI Academic Fellows 2025 serta pernah mengikuti program sebagai Visiting Scholar di California State University, Chico, Amerika Serikat.
Melalui sesi tersebut, Awardee diajak mengenali posisi dirinya saat ini, melihat potensi yang dimiliki, menentukan tujuan yang ingin dicapai, serta menyusun langkah-langkah yang dapat mulai dibangun selama masa perkuliahan. Hal ini sejalan dengan konsep Life Map dalam CBC yang menempatkan proses mengenali diri dan menentukan arah sebagai salah satu fondasi perjalanan Awardee.
Sementara itu, sesi Inspirational Talk “Toreh Kisah, Jejak Perubahan” menghadirkan Rahmad Hidayat, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako yang memiliki rekam jejak dalam prestasi akademik, kewirausahaan, lingkungan, dan pengembangan talenta digital.
Rahmad merupakan Juara I Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Universitas Tadulako 2026 dan kemudian berhasil meraih Juara III Pilmapres tingkat LLDIKTI Wilayah XVI. Prestasinya kembali bertambah setelah ia berhasil menempati Top 8 Hustler IndonesiaNEXT dari sekitar 8.900 peserta dalam program pengembangan talenta digital yang diselenggarakan Telkomsel.
Capaian tersebut diraih setelah melalui rangkaian seleksi dan pengembangan kompetensi, mulai dari pelatihan, sertifikasi internasional, company visit, hingga offline bootcamp. Perjalanan Rahmad menjadi gambaran bagi Awardee bahwa masa perkuliahan dapat dimanfaatkan sebagai ruang untuk terus mencoba, meningkatkan kapasitas, membangun karya, dan menciptakan dampak.
Pesan tersebut sejalan dengan tujuan Inspirational Talk dalam CBC, yakni memperlihatkan bahwa sebuah pencapaian tidak hadir secara instan, tetapi dibangun melalui proses, pilihan, tantangan, kegagalan, serta langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.
Penguatan karakter dan spiritual turut diberikan melalui Kajian Akhlak bersama Rifal Abu Fatih, Aktivis Dakwah Islam dan pegiat literasi. Pembahasan akhlak tidak hanya ditempatkan pada batas sederhana antara baik dan buruk, tetapi dihubungkan dengan Al-Qur’an, hadis, realitas kehidupan manusia, konteks suatu tindakan, serta cara seseorang memahami dan menyikapi berbagai keadaan.
Penyampaian materi yang disertai contoh kehidupan sehari-hari membuat pembahasan lebih mudah diterima Awardee. Salah seorang peserta menilai sesi tersebut memberikan sudut pandang baru karena materi agama tidak hanya disampaikan secara normatif, tetapi juga membantu peserta memahami alasan dan konteks di balik suatu tindakan serta bagaimana merespons keadaan secara lebih bijak dan positif.
Kajian Akhlak menjadi bagian penting dalam CBC untuk menanamkan pemahaman bahwa peningkatan kapasitas dan prestasi perlu berjalan bersama dengan kekuatan karakter serta nilai spiritual.
Selain sesi bersama pemateri, Awardee mengikuti berbagai aktivitas kolaboratif dan Outbound Games – One Team, One Journey yang dirancang untuk membangun komunikasi, kepercayaan, kepemimpinan, kerja sama, dan kedekatan antarpeserta.
Pada penghujung kegiatan, para Awardee mengikuti First Step Challenge – Satu Langkah untuk Memulai Kisahmu. Mereka diajak menerjemahkan pembelajaran selama CBC menjadi satu langkah nyata yang akan mulai dijalankan setelah kegiatan, baik dalam bidang akademik, ibadah, organisasi, pengembangan kapasitas, maupun kontribusi sosial.
Pelaksanaan CBC Etos ID Wilayah Palu 2026 didampingi oleh Muhammad Shadiq Muntashir sebagai Team Leader sekaligus Fasilitator Etos ID Wilayah Palu serta Septianindi sebagai Fasilitator Administrasi dan Keuangan. Sementara itu, Awardee Etos ID Angkatan 2023 mengambil peran sebagai panitia yang mendampingi pelaksanaan berbagai rangkaian kegiatan.
Melalui Compass Building Camp 2026, Etos ID Wilayah Palu berharap Awardee Angkatan 2026 dapat memulai perjalanan perkuliahan dengan arah yang semakin jelas, fondasi karakter yang kuat, serta kesadaran bahwa kesempatan memperoleh pendidikan juga membawa tanggung jawab untuk tumbuh dan menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Semangat “Finding Your Direction: Menapaki Langkah, Menorehkan Kisah” menjadi pesan utama perjalanan tersebut: menemukan arah, berani mengambil langkah pertama, konsisten menjalani proses, dan pada waktunya menorehkan kisah kebermanfaatan dari Sulawesi Tengah.

